Tampilkan postingan dengan label my family story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my family story. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2011

Suamiku Anti MLM

Kalau saya pribadi sih dari dulu ga pernah anti MLM karena saya emang ga pernah negative sama sesuatu hal. Dulu saya pernah ikut beberapa MLM tapi gagal, walau gagal maning gagal maning saya ga pernah kapok karena saya sadar kegagalan saya waktu itu bukan karena si MLM itu tapi karena diriku sendiri yang ga konsisten dan kerja keras.

Nah kalau suami dia dulu anti banget sama yang namanya emelem, kalau ada tetangga pemain MLM yang deketin istrinya langsung deh pasang aksi negative, dan saya pun langsung kabur ga berani ikut :D

Alhamdulillah walau oriflame itu MLM tapi suami waktu itu ga ngelarang karena toh modal awal kecil cuma 40.000 dan dibulan pertama aku banyak dapet hadiah gratisan seperti travel bag, parfum jadi dg 40.000 dalam sebulan untungnya udah berkali kali lipet, suami pun kecipratan lho dapet parfum gratisnya hehehe

Suamiku pikir sih dulu saya ikut oriflame cuma buat fun aja, hanya jualan produknya dia ga nyangka kalau saya serius jalanin bisnis MLMnya hihihihi

Dia mulai complain saat week end saya harus keluar buat prospek atau dateng training. sering debat tentang MLM Karena saya ngeyel, keukeuh dan keras kepala akhirnya dia bilang terserah deh jalanin aja, nanti kmu tau sendiri  kok MLM yg kmu ikuti itu seperti apa? (hihihi dah negative ya, but the show must go on)

Dan ada baiknya juga ya saya jadi orang keras kepala, dalam hati saya bilang saya akan buktiin kalau saya bisa sukses bisnis oriflame.

Dan memang saya buktikan dengan setiap bulan saya naik level setiap bulan. Dan saya selalu laporan kesuami tiap akhir bulan kalau aku naik level yesss, aku ga tau suami seneng atau ngga soalnya ekspresinya datar hihihihi. Tapi lama lama pandangan dia tentang MLM mulai berubah lho :) pssssttt dah nanya2 bonusnya berapa :D

Apalagi saya udah mulai resign dari kantor dan waktu buat keluarga jadi banyak. Bisa nganter anak sekolah sekaligus tetep berpenghasilan kaya orang kantoran. Waah suami tambah ngedukung aku 100%

Well teman-teman yang suaminya kurang mendukung mereka hanya butuh bukti, BUKTIKAN kalian bisa maju dan sukses aku yakin kok Suami akan jadi pendukung nomor 1 buat kita. Kalau suami udah restu dan ridho bisnis akan tambah lancarrrr. Amin Ya Rabbal Alamin

Rabu, 03 November 2010

7 Karunia Allah SWT





Sadarkah bahwa setiap insan memiliki tugas maha mulia dari Allah SWT yaitu sbg khalifah-Nya dimuka bumi?

Tahukah kita bahwa Allah telah menganugerahkan setidaknya 7 potensi diri yang bila dikembangkan kita akan memperoleh kesuksesan dunia dan kebahagiaan akhirat.

Apakah ke 7 potensi tersebut?

Kekuatan Iman
Setiap manusia memiliki rasa ketuhanan yang tak pernah sirna. Dari sanalah setiap manusia akan selalu ingin mencari kedekatan dan selalu terikat dengan kekuasaan yang mutlak terhadap Allah SWT.

Kekuatan Impian
Banyak penemuan yang diawali dari mimpi bahkan hampir semuanya berawal dari mimpi. Mimpi inilah yang menggerakkan setiap orang untuk terus berusaha dan bekerja keras. Bermimpilah ttg kebaikan, kesuksesa dan kemakmuran untuk kemudian bekerja, berusaha dan berdoalah untuk menggapai impian itu.

Kekuatan fokus
Ketika hijrah ke Madinah atas perintah Allah, Nabi Muhammad fokus menjalankan perintah Ilahi yaitu Syiar Islam. Fokus utama inilah yg kemudian membawa hasil yang tak terbayangkan sebelumnya. Fokus pada tujuan itulah hikmah yang bisa kita teladani dari Rasul kita.

Kekuatan perjuangan
Ketika memilih sebagai saudagar, Khodijah merintisnya dg sungguh2. Dengan kesungguhan itu pula ia berhasil melewati rintangan-rintangan yang berat sampai akhirnya dia menjadi saudagar yang sukses. Ia menyadari sukses itu adalah karunia yang harus dibayar dengan pengorbanan dan perjuangan

Kekuatan belajar
Manusia dikaruniai kekuatan untuk terus belajar dan belajar tentang kehidupan. Sabda 3asulullah " tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat" hal itu menjadi bukti bahwa kita harus terus menerus belajar. Long life learning bukan hanya slogan melainkan suatu kewajiban bagi insan yang ingin sukses dunia akhirat.

Kekuatan disiplin
Ibarat tetes air yang mampu melubangi batu keras dan keras, begitulah disiplin diri yang akan menghasilkan kesuksesan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Cobalah luangkan waktu. Dalam sehari untuk berdoa, zikir, belajar 1 jam atau menulis hal positif. Niscaya kita akan segera memetik hasilnya. Subhanallah

Kekuatan cinta
Karena cinta kepada Allah lah seekor harimau buas tak memakan anaknya demikian cinta dapat mengubah segalanya

Kamis, 11 Februari 2010

Sop Tulang sapi

Pagi2 pengen bikin sop nih ada daging sapi plus tulang di kulkas,
Bumbunya apa ya kalau aku buat bumbu standar kayanya rasanya kurang.
Teringat dengan sepupuku yang waktu aku dulu nginep dirumahnya dia bikin sop ueeenak banget. Pengen namya ah resepnya. Akhirnya aku telponlah dia pagi2, dari suaranya kayanya bangun abis bangun tidur dia.

Taraaaa ini nih resepnya

Bahan :

Daging sapi plus tulang
Sayuran (buncis, wortel dll)
Daun bawang dan seledri (diiris halus)

Bumbu yang dihaluskan:

Merica secukupnya
Buah pala sedikit saja
Garam

Bumbu yang diiris:
Bawang merah 6 siung (digoreng buat taburan)
Bawang putih
Bawang bombai
Cengkeh 3 biji
Tomat
Jeruk nipis
Jahe di keprek
Gula sedikit saja.


Cara membuat:

Daging direbus sebentar dibuang airnya, kemudian dicuci, dan direbus lagi sampai setengah matang, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, masukkan bawang putih dan bawang bombai yang sudah di goreng. Masukkan cengkeh, jahe, gula sedikit. Biarkan sampai daging empuk. Kemudian masukkan sayur wortel dan kentangnya rebus sampai sayur empuk. Jangan lama2 tar keempukan.

Nah untuk penyajiannya seledri, daun bawang, tomat, bawang merah goring, dimasukkan ke manggok, disiram deh pake sayur sop yang lagi panas2nya terus di peresin jeruk nipis dikit hmmmmmmm yummy

Coba deh, aku baru sekali nyobapun langsung enyak, ga perlu pake msg masako or roiko pun dah enyakkkkk!

Kamis, 12 Maret 2009

demam pada anak karena batuk pilek

Sejak hari jumat lalu anakku si Farrel rewel terus, badannya anget, ga mau asi trus minum susunya juga sedikit. serba salah sampai kasihan aku sama neneknya karena ga mau turun dari gendongan.
lidahnya selalu dijulur-julurkan, aku pikir panas dalam dan sariawan karena dia sudah 2 hari ga BAB, aku minta belikan larutan penyegar sama suami. tapi ga pengaruh badannya tetap anget dan masih rewel

Besoknya hari sabtu, demamnya mulai naik menjadi 38 dan dia semakin rewel, nangis saja kerjaannya, aku beri parasetamol untuk menurunkan panasnya, tapi obatnya hanya bekerja 3 jam setelah itu panasnya naik lagi dan rewel lagi. kata ibuku diurut aja dia mungkin kecapean. makanya aku bawa dia ke tempat tante didepok, tanteku bisa urut bayi dan anakku sejak lahir memang sering diurut sama tanteku yang didepok. setelah diurut dia agak tenang sedikit dan mau disuruh tidur. tapi tetap aja panasnya ga mau turun sampai aku beli obat untuk sariawan buat anak yang tidak toxic kandistatin. kalau malam dia tidurnya sebentar bentar bangun karena kesulitan hidungnya tersumbat dan batuk. kasian aku ngeliatnyas udah 3 hari ga nyenyak tidurnya. matanya sembab karena kebanyakan nangis. aduuuh aku sampai bingung harus gimana. aku hanya berharap keesokan harinya farrel sudah membaik

keesokan harinya karena panasnya belum turun aku bawa dia ke dokter dekat rumahku, kata dokter dibelakang lidah ada putihnya seperti radang tenggorokan, batuk pilek dan gigi gerahamnya juga ada yang mau tumbuh. dia dikasih antibiotik, vit c dan obat untuk pilek. sama dokter menyarankan kalau seandainya besok demamnya belum turun harus cek darah karena dikhawatirkan dbd.

Hari senin aku cuti kerja karena khawatir farrel masih demam tapi ternyata siangnya farel sudah mau turun dari gendongan dan main sendiri, senangnya hatiku, aku tidak jadi membawanya tes darah ke klinik. Dan dia sudah mulai mau makan dan minum susu. Kalau anak sakit memang melelahkan apalagi kalau ibunya kerja, dikantor aku selalu khawatir akan keadaan anakku. tapi inilah resiko kita sebagai wanita yang bekerja diluar rumah. Maafin umi ya Farrel ga bisa menjaga Farrel setiap saat

Jumat, 06 Maret 2009

5 Kebiasaan Buruk Ayah & Ibu

Setiap orangtua tentu selalu menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Apakah dengan membuat Si Kecil tetap sibuk beraktivitas, atau memberi kebebasan memilih kepadanya. Yang jelas, orangtua selalu merasa, membahagiakan anak adalah tugas utama mereka. Nah, berikut ini lima kesalahan yang sering dilakukan orangtua dan cara mengatasinya.

1. Terlalu Banyak Negosiasi
Banyak orangtua merasa sudah bersikap adil dan demokratis ketika bertanya kepada anak-anaknya tentang segala hal. Mulai soal pakaian yang ingin dikenakan, sampai soal menu makan malam. Namun, anak-anak sebenarnya ingin diberitahu mengenai apa yang harus dilakukan, dan justru jadi takut berpendapat bila terus ditanyai. Begitu sudah menetapkan keputusan, beri penjelasan singkat. Lakukan kontak mata dan sampaikan pernyataan dengan jelas, mengapa aturannya harus begitu.
Kesalahan lainnya adalah pada saat menyampaikan permintaan. Jika ingin anak mandi tetapi ucapan Anda terdengar seperti pertanyaan, anak akan memanfaatkannya dengan mengatakan "tidak". Kita tidak perlu merasa bersalah jika harus menyuruh anak mandi karena itu sudah menjadi bagian dari tugas sebagai orangtua.

2. Tak Pernah Membiarkan Anak Merasa Bosan
Seberapa sering, sih, Si Kecil merengek, "Saya bosan, saya bosan!" dan Anda merasa seolah-olah ini salah Anda? Banyak para ibu dan ayah merasa gagal jika tidak bisa menstimulasi anak-anaknya. Padahal, anak-anak perlu merasa sedikit bosan. Dengan begitu, kita akan mengajarkan kepada mereka untuk mampu berpikir kreatif dengan waktu yang dimiliki, serta belajar bahwa kehidupan tak selalu menyenangkan.

3. Membelikan Segala yang Anak Minta
Banyak orangtua lalu membanjiri anak-anaknya dengan hadiah, dan membuat anak jadi tak menghargai uang. Ini sangat berbahaya bagi para orangtua bekerja yang menggunakan hadiah sebagai pengganti dari ketidakhadirannya. Akibatnya, anak-anak akan memanfaatkan rasa bersalah orangtuanya. Jika anak-anak sangat menginginkan sesuatu, biasakan mereka menabung dari uang jajannya dulu. Beri pengertian bahwa, jika mendapatkan sesuatu dengan susah payah, mereka akan lebih menghargainya.

4. Terlalu Memaksakan Kehendak
Orangtua selalu merasa sudah melakukan yang terbaik bagi anak-anaknya, padahal ternyata mereka melakukan hal yang membahayakan bagi anak-anak. Jika dukungan berubah menjadi tekanan, anak-anak justru menjadi gelisah dan prestasinya mulai mundur. Mereka juga dapat mengalami gejala stres, seperti sakit perut yang tak jelas, sembelit, tak dapat tidur, gangguan tidur, dan mimpi buruk. Pada anak-anak yang sensitif, harapan orangtua yang terlalu tinggi agar anak-anak menjadi pintar dapat menurunkan rasa percaya diri mereka.

5. Tak Pernah Bilang "Tidak"
Banyak orangtua terperangkap dengan berpikir, mengatakan "ya" kepada setiap permintaan anak-anak akan membuat mereka bahagia. Masalah juga kerap terjadi kepada orangtua yang dibesarkan di dalam keluarga yang sangat keras, dan ingin menerapkan hal berbeda kepada anak-anaknya.
Jika tak dapat mengatakan "tidak", Anda tidak melakukan tugas sebagai orangtua dengan benar. Begitu Anda mengatakan "tidak", hal yang paling penting adalah konsisten dan tidak mengubah pikiran. Sebab, bila tidak begitu, anak-anak akan memanfaatkan kelemahan Anda. *

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More